ABSTAIN!

Posted on 4 April 2009 by savageetha.
Categories: Politik.

abstain2

Maraknya kampanye parpol, spanduk poster bergambar caleg betebaran dimana-mana, Kompetitifnya iklan parpol di TV, serunya debat antar caleg ternyata tidak cukup menarik perhatian saya.

Mungkin ini kali ya yang dinamakan mati rasa? Apatisme didiri saya muncul sebagai akumulasi kekecewaan terhadap kondisi negara yang secara global makin keropos. Diperparah dengan ‘bakteri-bakteri’nya menggerogoti rakyat tidak bersalah: Korupsi yang tidak pernah ada matinya, Suap & Disuap jadi ‘trend pelumas’ birokrasi, dan bejadnya moral beberapa legislator yang mudah dibutakan dengan uang, wanita, kekayaan dan kekuasaan. Masih banyak keborokan lainnya…

Wajar kan jika saya memutuskan untuk tidak menggunakan hak pilih di pemilu nanti?

Saya lebih nyaman dengan posisi abstain. Siap “diam” tanpa komentar lagi.

Alur cerita yang akan dibuat “sang sutradara’ pemenang kursi panas nanti seperti apa? negara mau dibawa kemana.Terserah!


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?



Comment on April 6th, 2009.

belum punya pilihan :)

  zfly
Comment on April 6th, 2009.

opini yg bagus.., hemm itu juga sebuah pilihan.
Salam :)

Comment on April 6th, 2009.

Saya memilih untuk tidak memilih, tetapi siapapun yang terpilih akan saya dukung. Salam hangat.

  thopo
Comment on April 8th, 2009.

hm…abstain

  Robert
Comment on April 8th, 2009.

Sama bu, saya juga memutuskan memilih untuk tidak memilih. Rasanya males banget ikut berpartisipasi di pemilu toh rasanya para caleg itu sama saja, akan selalu korupsi dan kerjanya ga beres semua.

Apalagi kalo ngeliat poster-poster caleg yang ajaib itu, hahahaha lucu abes dah pokoknya! Srimulat kalah kocak, boleh dicek di website: janganbikinmalu2009.com
:-)

Regards!

  adeahmad
Comment on April 8th, 2009.

boleh juga tp nanti apapun yang terjadi jgn ikut ngomel ya….he…

  sahid
Comment on April 8th, 2009.

salamm………kenal…:)

  Andre
Comment on April 8th, 2009.

Nice, idem lah..tidak memilih juga suatu pilihan terhadap kondisi yang tidak sesuai dg hati nurani dari pada harus menanggung beban moral jika memilih…apakah ini disebut putus asa? tidak juga, lebih tepatnya mungkin suatu ungkapan protes pribadi..

  ahsan
Comment on April 9th, 2009.

jadi warga negara yang bertanggung jawab.
gunakan kertas suara anda.
silahkan memilih (ataupun tidak) apapun.
pastikan kertas suara anda tidak digunakan oleh orang lain.
pastikan ke-abstain-an anda benar-benar abstain.

  Rosadi
Comment on April 9th, 2009.

Dari ribuan orang caleg dan 40-an partai tidak ada yg cocok dengan anda ? Memang, tidak ada pemimpin yang nilainya 10, tapi yang nilainya 7 pasti ada.
Jangan sampai karena gara-garan orang2 seperti anda ini tidak memilih, maka negara akan mendapat pemimpin yang lebih rusak dari yang ada saat ini. Temen2 anda “yang lurus” sedang berusaha menahan gempuran orang2 yang memang sengaja memilih pemimpin busuk, dan itu hanya bisa ditahan kalau anda ikut serta memilih.

Saya prihatin dengan anda dan orang2 seperti anda.Tapi itu pilihan anda, ya silakan saja.

Comment on April 9th, 2009.

Sebuah artikel menarik..

  rideza
Comment on April 9th, 2009.

pemikirin yang sama dengan ku saat ini,…hmm..

Comment on April 9th, 2009.

hidop..! Merdeka..!

  Dmz
Comment on April 9th, 2009.

Kalau kekecewaan hanya menghasilkan untuk tidak memilih dan tidak melaukan apa2, indonesia seharusnya masih tetap dijajah belanda aja….. nggak usah pake merdeka….

No Pain No Gain…. Peace Yo

  ulin
Comment on April 9th, 2009.

saya gak bisa mikir !semua udah jadi tradisi nenek moyang kalau pemilu itu identik dengan uang !! y…allah moga kedepan gak kayak gni lagi

  Panji
Comment on April 9th, 2009.

Memilih utk tidak memilih dengan tujuan dan alasan tertentu…fine” aj mnurutku. Kecewa juga dengan data DPT yang amburadul..aneh 1 keluarga sama”tinggal di 1 rmh tp hanya 1 yg tdk mendapat undangan memilih. Sungguh aneh bila sring dikumandangkan jgn golput tp kenyataannya banyak yg “dipaksa” mjd golput. Smg yg terpilih nanti adlh org yg tepat dan mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi.

  dy
Comment on April 9th, 2009.

hhhhhhhhaaaa akhirnya milih jugaaaaa…

  dy
Comment on April 9th, 2009.

moga kedepan indonesia makin baik…

Comment on April 9th, 2009.

Sudah..sudah,politik matters emang ‘berat’,butuh kearifan lbh dlm menyikapinya.Yg penting Indonesia tetap bersatu!Amiin..btw nitip iklan boleh?,please visit my blog at http://www.dazkudalumping.blogspot.com. See what you may find there..thanks

  ismet
Comment on April 9th, 2009.

Hi.. Savageetha. salam kenal ya.

Comment on April 9th, 2009.

abstain memilih sih boleh.. tapi jgn abstain berpikir yaaa.. kita gak boleh acuh memikirkan gimana caranya supaya negara bisa maju. setelah golput kita musti berpikir dengan cara apa kita bisa memajukan bangsa. jangan sampai diam. salam ;)

  Savaj'
Comment on April 9th, 2009.

Eh eh..
cantik luarnya aja.
masih tetep aja bego dalemannya!!

  warta
Comment on April 10th, 2009.

Bukan 5 menit yg merubah 5 tahun negeri Indonesi. Tapi seumur hidup kita yg akan merubah sepanjang jaman negeri Indonesia. Abstain way not ? Tidak memilih juga merupakan pilihan. Lanjutakan…… abstain sesuai hati nurani

  si Kerdil
Comment on April 10th, 2009.

Pemikiran anda kerdil sekali, sedihnya banyak warga negara Republik ini bertingkah stupid ignorant seperti anda, and they feel so proud of themselves.
Do you even pay taxes ?
Mungkin negara ini penuh dengan kotor dan borok, dan perlu kerja keras untuk bersihkannya, tapi jika bukan kita dan jika tidak kita mulai, kapan bisa bersihnya.Ini bukan milih baju yang mau dipakai, atau gelang yang matching buat sepatu hak tinggi.
Banyak orang mati untuk demokrasi ini, dan anda cuma bilang abstain!!???,

Satu kata,…

Stupid!!!!

  INUL DARATISTA
Comment on April 10th, 2009.

saya lahir di indonesia yg tercinta ini,so awak bangga tidak abstain coz cuma 5 thn se X rek,sayang klo di lewatkan,busuk tdknya pemimpin kita yg terpilih ntar ya wallahu alam wassawwab hehehe….yg penting aye nyontreng aje yg artinya jiwa nasionalismeku msh bisa diyakinkan sbg generasi muda ind.yg baik,menghargai uang negara yg terbuang buat pemilu 09 ini,Merdeka !!

  yos@ABI
Comment on April 10th, 2009.

Negara maju tidak ditentukan dari orang-2 yang merasa PEMILU adalah solusi (walaupun tetap dipaksakan sebagai harapan, tapi ini hanya omong kosong. ga punya dalil kuat). Tetapi negara maju berasal dari manusia-2 yang berpikiran sehat, berakhlaq sehat dan selalu menjunjung tinggi ke-halal-an apa saja yang ia makan dan kenakan sehari-2nya. Dan ini hanya bisa ditimbulkan jika kita menguasai ajaran-2 (hingga inti makna dasar) dari agama.
Silakan anda memilih dan jangan ribut jika pilihan anda melakukan penyimpangan. Yang tidak memilihlah yang berhak protes kepada yang memilih dan dipilih, “mana tanggung jawab mu” ?

Comment on April 10th, 2009.

caleg

  denBaguse
Comment on April 10th, 2009.

itu hak anda karena abstain jg mrp hak warga negara.
kalo saya tetap akan mencontreng, yang penting caleg yang jelas2 anti korupsi, anti money pilitic…
biar tidak melanggengkan korupsi..
sejauh ini hanya ada satu partai yang memenuhi syarat tsb bagi aku…
hmm….

salam

  savageetha
Comment on April 10th, 2009.

To everybody who againts abstain & Neutral:
Terima kasih atas semua komentar positivenya. Saya hargai perbedaan opini anda dalam manilai “abstain”. All comments is well noted.
Saya hanya ingin mengatakan bagaimanapun Abstain adalah sebuah pilihan. Semua orang berhak untuk mengemukakan pendapat, sikap, dan pemikiran pribadinya.

To everybody who pro abstain:
Terima kasih atas supportive commentnya. Suprise di blog ini banyak menemukan teman teman yang punya sikap sama. Ini jamannya Freedom of Speech! Tidak perlu takut untuk mengemukakan pendapat.

Comment on April 10th, 2009.

Mau ikut nyontreng, mau abstain semua orang di negeri ini pasti punya peran dalam menentukan nasib bangsa ini, minimal 5 tahun kedepan.

  jack doer
Comment on April 10th, 2009.

Pilihan anda tidak salah…..sangat salah jika anda tidak memilih…
Klo anfa tidak memilih anda tidak layak untuk menuntut wakil anda ..anda akan selamanya jadi penonton……